Manado, TRIVI SULUT.com - Gempa bumi 5,3 Skala Richter
mengguncang Sulawesi Utara, Senin, 2 Maret 2015. Namun, warga tak menghiraukan
lindu di pagi hari itu.
"Kami aman-aman saja, yang penting tidak
ada informasi yang membuat warga panik," kata Rafika Makaminang, warga
Sitaro, saat dihubungi.
Guru SMP di Siau ini mengatakan, tadi pagi sempat merasakan ada gempa. "Kebetulan lagi makan tiba-tiba gempa. Kami tidak panik," ujarnya.
Lain halnya Otnie Tamod, warga Minahasa Tenggara. Dia mengatakan, di daerahnya tidak terasa ada gempa. "Saya juga baru tahu kalau ada gempa. Mudah-mudahan tidak ada kejadian yang parah terjadi di Sulut," katanya.
Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Noldy Liow mengatakan, gempa yang terjadi tadi pagi tidak berpengaruh pada aktivitas masyarakat. "Meski gempa kali ini tidak berbahaya, kami tetap berkoordinasi dan memantau situasi di lapangan. Ya, sampai saat ini aman-aman saja," ujar Noldy.
Dia menambahkan bahwa gempa terjadi sekitar pukul 09.40 Wita. Lokasi gempa berada sekitar 70 kilometer sebelah selatan Loyalan, daerah Bolaang Mongondow, yang berjarak 160 kilometer dari Kota Manado. Pusat gempa di kedalaman 12 kilometer.
Guru SMP di Siau ini mengatakan, tadi pagi sempat merasakan ada gempa. "Kebetulan lagi makan tiba-tiba gempa. Kami tidak panik," ujarnya.
Lain halnya Otnie Tamod, warga Minahasa Tenggara. Dia mengatakan, di daerahnya tidak terasa ada gempa. "Saya juga baru tahu kalau ada gempa. Mudah-mudahan tidak ada kejadian yang parah terjadi di Sulut," katanya.
Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Noldy Liow mengatakan, gempa yang terjadi tadi pagi tidak berpengaruh pada aktivitas masyarakat. "Meski gempa kali ini tidak berbahaya, kami tetap berkoordinasi dan memantau situasi di lapangan. Ya, sampai saat ini aman-aman saja," ujar Noldy.
Dia menambahkan bahwa gempa terjadi sekitar pukul 09.40 Wita. Lokasi gempa berada sekitar 70 kilometer sebelah selatan Loyalan, daerah Bolaang Mongondow, yang berjarak 160 kilometer dari Kota Manado. Pusat gempa di kedalaman 12 kilometer.
"Jadi, memang tidak berbahaya, dan tidak
berpotensi tsunami," katanya. (VNC/TSC)
Editor: Rolly

Post a Comment