Pamekasan, TRIVI SULUT.com —
Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Alwi Beiq, tiba-tiba
beranjak dari tempat duduknya setelah melihat ratusan guru asyik bermain
ponsel saat pembacaan surat keputusan (SK) pengangkatan menjadi kepala
sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Kamis
(11/6/2015) siang. Dia langsung menegur dengan nada keras.
"Tolong
kalau sedang pembacaan SK pengangkatan kepala sekolah jangan bicara
sendiri dan jangan main HP. SK itu ditandatangani oleh bupati, dan
tolong dihargai," ungkapnya.
Bentakan itu lalu membuat guru-guru
berhenti memainkan ponsel. Bahkan, keriuhan sebelumnya, karena mereka
saling bicara, lalu menjadi senyap seketika.
Saat itu pula, Alwi
kembali ke tempat duduknya. Setelah pembacaan SK selesai, Bupati
Pamekasan Achmad Syafii dalam sambutannya mengatakan bahwa ia heran
dengan tingkah para guru yang asyik bermain ponsel dan berbicara.
"Orang
main HP saat orang lain berbicara sudah dianggap biasa. Itu menandakan
bahwa orang itu kurang menghargai orang lain, dan itu sudah menjadi
kultur yang kurang baik," ujar Syafii.
Kepada semua pejabat dan
staf, Syafii melarang mereka menghidupkan HP pada saat bekerja ataupun
dalam kesempatan rapat karena mengganggu. Bahkan, banyak ditemukan,
seorang pimpinan rapat tiba-tiba keluar ruangan karena menerima telepon
dari orang lain.
"Saya tidak mengada-ada soal kejadian seperti
itu. Itu sudah lumrah, dan terjadi di mana-mana. Jadi, kita harus sadar
diri untuk menghargai orang lain jika kita ingin dihargai oleh orang
lain," ungkapnya.
Meskipun sudah mendapat imbauan dari Bupati agar tidak memainkan ponsel, ada saja guru yang tidak mematuhinya.
Editor : Alfrets
Sumber : Kompas
Home »
Berita Utama
,
Pemerintahan dan Politik
» Asyik Main Ponsel Saat Acara, Kepala Sekolah Dibentak Sekda
Asyik Main Ponsel Saat Acara, Kepala Sekolah Dibentak Sekda
Publikasi Redaksi | Pada : Jun 11, 2015 | 7:03 PM
Label:
Berita Utama,
Pemerintahan dan Politik


Post a Comment